Rumus bunga tunggal adalah hasil kali persentase bunga, jangka waktu bunga, dan modal (simpanan atau pinjaman). Persentase bunganya b, jangka waktu bunganya n, dan besaran modalnya M. Rumus bunga sederhananya adalah B = b% × t × M.
Diberikan persentase bunga tunggal per tahun, misalnya 6% persen per tahun. Bila jangka waktu menabung kurang dari satu tahun (n bulan). Rumus bunga sederhananya menjadi B = b% × n/12 × M.
Pertanyaan mengenai bunga tunggal bisa bermacam-macam. Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan adalah menanyakan berapa bunga, persentase per tahun, jangka waktu menabung, atau jumlah modal.
Bagaimana cara menghitung bunga tunggal? Bagaimana cara menghitung persentase bunga, lamanya menabung, atau jumlah tabungan awal (modal)? Sobat IDschool bisa mengetahui jawabannya melalui ulasan di bawah ini.
Daftar isi:
Rumus Bunga Tunggal
Bunga merupakan imbalan yang diberikan dalam suatu transaksi tabungan dan hutang. Bunga tunggal merupakan sistem imbalan yang nilainya tetap dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan. Dalam sistem bunga tunggal, tingkat bunga hanya berkaitan dengan besar kecilnya simpanan atau pinjaman.
Sistem bunga tunggal yang membebankan bunga atas sejumlah besar bunga yang diperoleh pada periode sebelumnya adalah sistem bunga majemuk. Namun sistem bunga majemuk tidak akan dibahas di sini. Pembahasan mengenai sistem bunga majemuk terdapat pada halaman rumus bunga majemuk.
Kembali ke pembahasan sistem bunga tunggal.
Misalnya, sebuah agen menetapkan tingkat bunga untuk setiap pelanggan sebesar b% per tahun. Rumus bunga tunggal berlaku untuk jangka waktu 1 bulan m bulan.
Persamaan di bawah ini menyatakan besarnya bunga tunggal yang akan diperoleh.
Informasi:
B = jumlah bunga yang diperoleh
b = persentase bunga tunggal
n = lamanya waktu menabung (dalam bulan)
t = lamanya waktu menabung (dalam tahun)
Mo = modal (simpanan atau pinjaman awal)
Baca Juga: Persentase Untung/Rugi
Cara menghitung besarnya bunga tunggal dan lama tabungan dapat dilihat pada dua pembahasan di bawah ini.
Cara Menghitung Jumlah Bunga Tunggal
Cara menghitung besarnya bunga tunggal akan ditunjukkan dengan menyelesaikan contoh berikut.
Pertanyaan:
Andi menabung Rp5.000.000,00 di bank dengan bunga tunggal 6% per tahun. Lakukan perhitungan:
a) Jumlah bunga setiap tiga bulan
b) Besarnya bunga selama 16 bulan
c) Jumlah bunga yang diterima sepanjang tahun
Menjawab:
Dari soal-soal tersebut dapat diperoleh nilai-nilai sebagai berikut.
- Dikenal:
- Penghematan awal: M = Rp5.000.000,00
- Ukuran bunga tunggal: b = 6% per tahun
Rumus bunga tunggal yang diperoleh selama n bulan:
Minat =
B 100
×
N 12
× M
a) Bunga diterima setiap 3 bulan
Minat =
6 100
×
3 122
× 5.000.000
Minat =
3 2
× 50.00025.000
= Rp75.000,00
b) Bunga diterima setelah 16 bulan
Minat =
6 100
×
16 122
× 5.000.000
Minat =
16 2
× 50.000 = 8×50.000 = Rp400.000,00
Rumus bunga tunggal yang diperoleh selama t tahun:
c) Bunga diterima setelah 1 tahun
Minat =
6 100
× 1 × 5.000,000
Bunga = 6×50.000 = Rp 300.000,00
Baca Juga: Cara Mengetahui Berapa Harga Sebelum Diskon
Cara Menghitung Lamanya Penghematan Waktu
Cara mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menabung agar jumlah tabungan mencapai nilai tertentu akan ditunjukkan melalui langkah pemecahan masalah di bawah ini.
Pertanyaan:
Bank Berdikari menawarkan tabungan dengan tingkat bunga tunggal 5% per tahun. Jika Bina menabung sebesar Rp 10.000.000,00 di Bank Berdikari, maka tabungan Binar menjadi sebesar Rp 20.000.000,00 setelah… tahun.
Diskusi:
Berdasarkan informasi pada pertanyaan maka dapat diperoleh informasi sebagai berikut.
- Diketahui:
- Suku bunga tunggal: b = 5% per tahun
- Penghematan awal:
Modal = Rp10.000.000,00 - Penghematan akhir:
Modal + Bunga = Rp 20.000.000,00
Jumlah bunga yang diterima
= Rp20.000.000,00 – Rp10.000.000,00
= Rp10.000.000,00
Tentukan lamanya waktu untuk menabung:
Minat =
B 100
× t × Modal
10.000.000 =
5 100
× t × 10.000.000
t = 1 ×
100 5
= 20 tahun
Jadi lamanya waktu Bina menabung pada saat tabungannya berjumlah Rp 20.000.000,00 adalah 20 tahun.
Baca Juga: Aritmatika Sosial
Contoh Soal dan Pembahasan
Sobat Idschool dapat menggunakan beberapa contoh soal di bawah ini untuk menambah pemahaman pada pembahasan di atas. Setiap contoh soal yang diberikan disertai dengan pembahasan.
Sobat idschool dapat menjadikan pembahasan soal-soal tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan dalam mengerjakan soal. Selamat Berlatih!
Contoh Pertanyaan 1 – Jumlah Bunga Setelah n Bulan
Ayah saya menabung 10.500.000 rupiah di Bank Kaya Raya. Jika bank tersebut menerapkan suku bunga tunggal sebesar 12% per tahun, maka jumlah tabungan ayah saya setelah 7 bulan adalah… rupiah.
A.13.400.000
B.12.350.000
C.12.325.000
D.11.523.000
E.11.235.000
Diskusi:
Dari informasi yang diberikan, dapat dilihat beberapa nilai sebagai berikut.
- Dikenal:
- Penghematan awal: M = Rp10.500.000,00
- Ukuran bunga tunggal: b = 12% per tahun
- Saatnya menghemat: n = 7 bulan
Menghitung besarnya bunga selama 7 bulan:
Minat =
B 100
×
N 12
× M
Minat =
12 100
×
7 12
× 10.500.000
Bunga = 7×105.000 = 735.000
Jadi tabungan ayah setelah 7 bulan = 10.500.000 + 735.000 = 11.235.000 rupiah.
Jawaban: E
Contoh Pertanyaan 2 – Lamanya Waktu Menabung
Bank A menawarkan bunga tunggal dengan tingkat bunga 5% per tahun. Jika Tuan
A.12
B.14
Bab 18
D.24
E.36
Diskusi:
Dari informasi yang diberikan dapat diperoleh nilai sebagai berikut.
- Dikenal:
- Suku bunga tunggal: b = 5% per tahun
- Penghematan awal: M = Rp50.000.000,00
- Penghematan akhir = Rp55.000.000,00
- Lamanya waktu menabung = n bulan
Jumlah bunga yang diterima setelah n bunga
= 55.000.000 – 50.000.000
= 5.000.000
Menghitung lamanya waktu menabung (n):
5.000.000 =
5 100
×
N 12
× 50.000,000
1 =
5 120
n → n = 1 ×
120 5
= 24
Jadi, Pak 24 bulan.
Jawaban: D
Sekian ulasan mengenai rumus bunga tunggal dan bunga majemuk dalam aritmatika sosial. Terima kasih telah mengunjungi idschool(dot)net, semoga bermanfaat!

